Senin, 08 April 2013

Pengertian IT Audit Trails, Real Time Audit, IT Forensik


IT Audit Trails
Audit Trails digunakan untuk menunjukkan catatan yang telah mengakses sistem operasi komputer dan apa yang dia telah dilakukan selama periode waktu tertentu. Dalam telekomunikasi, istilah ini berarti catatan baik akses selesai dan berusaha dan jasa, atau data membentuk suatu alur yang logis menghubungkan urutan peristiwa, yang digunakan untuk melacak transaksi yang telah mempengaruhi isi record.  Perangkat lunak ini dapat beroperasi dengan kontrol tertutup dilingkarkan, atau sebagai sebuah sistem tertutup, seperti yang disyaratkan oleh banyak perusahaan ketika menggunakan sistem Audit Trail.
Record Audit Trail biasaya disimpan dalam bentuk : Binary File, Text File, Table

Real Time Audit
Real Time Audit merupakan suatu sistem yang berfungsi untuk mengawasi kegiatan teknis dan keuanagan sehingga dapat memberikan penilaian yang transparan status saat ini dari semua kegiatan, di mana pun mereka berada. Ada juga yang berpendapat bahwa Real Time Audit adalah suatu proses kontrol pengujian terhadap infrastruktur teknologi informasi dimana berhubungan dengan masalah audit finansial dan audit internal secara online atau bisa dikatakn real time bisa disamakan dengan audit IT lebih dikenal dengan istilah EDP Auditing (Electronic Data Processing), biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang berkaitan dengan komputer.
IT Forensics
IT Forensik adalah cabang dari ilmu komputer tetapi menjurus ke bagian forensik yaitu berkaitan dengan bukti hukum yang ditemukan di komputer dan media penyimpanan digital. Komputer forensik juga dikenal sebagai Digital Forensik. IT Forensics yaitu penggunaan sekumpulan prosedur untuk melakukan pengujian secara menyeluruh suatu sistem komputer dengan mempergunakan software dan tool untuk memelihara barang bukti tindakan kriminal.

Jenis-jenis ancaman (threats) melalui IT dan kasus-kasus Cyber Crime


Semakin maraknya tindakan kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi yang berbasis komputer dan jaringan telekomunikasi ini semakin membuat para kalangan pengguna jaringan telekomunikasi menjadi resah. Beberapa jenis kejahatan atau ancaman (threats) yang dikelompokkan dalam beberapa bentuk sesuai modus operandi yang ada, antara lain:
1. Unauthorized Access to Computer System and Service : Pada kejahatan ini dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (hacker) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia.
2. Illegal Contents : Kejahatan ini merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke Internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya, pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah dan sebagainya..
3. Cyber Sabotage and Extortion : Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung denganInternet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku.
4. Cybercrime : Perkembangan Internet dan umumnya dunia cyber tidak selamanya menghasilkan hal-hal yang postif. Salah satu hal negatif yang merupakan efek sampingannya antara lain adalah kejahatan di dunia cyber atau disebut juga dengan nama cybercrime. Hilangnya batas ruang dan waktu di Internet mengubah banyak hal. Sebagai contoh adalah seseorang cracker di Rusia dapat masuk ke sebuah server di Pentagon tanpa ijin.

Contoh Kasus Kejahatan Cyber Crime
1. Membajak situs web
Salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh cracker adalah mengubah halaman web, yang dikenal dengan istilah deface. Pembajakan dapat dilakukan dengan mengeksploitasi lubang keamanan. Sekitar 4 bulan yang lalu, statistik di Indonesia menunjukkan satu (1) situs web dibajak setiap harinya.
2. Probing dan port scanning
Salah satu langkah yang dilakukan cracker sebelum masuk ke server yang ditargetkan adalah melakukan pengintaian. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan port scanning atau probing untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server target. Sebagai contoh, hasil scanning dapat menunjukkan bahwa server target menjalankan program web server Apache, mail server Sendmail, dan seterusnya.
3. Virus
Seperti halnya di tempat lain, virus komputer pun menyebar di Indonesia . Penyebaran umumnya dilakukan dengan menggunakan email. Seringkali orang yang sistem emailnya terkena virus tidak sadar akan hal ini. Virus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya. Kasus virus ini sudah cukup banyak seperti virus Mellisa, I love you, dan SirCam. Untuk orang yang terkena virus, kemungkinan tidak banyak yang dapat kita lakukan.
4. Denial of Service (DoS) dan Distributed DoS (DDos) attack
DoS attack merupakan serangan yang bertujuan untuk melumpuhkan target (hang, crash) sehingga dia tidak dapat memberikan layanan. Serangan ini tidak melakukan pencurian, penyadapan, ataupun pemalsuan data. Akan tetapi dengan hilangnya layanan maka target tidak dapat memberikan servis sehingga ada kerugian finansial.

Pengertian Profesionalisme dan ciri-cirinya, kode etik profesional dan ciri-ciri seorang profesional di bidang IT


Profesionalisme
Profesionalisme berasal dan kata profesional yang mempunyai makna yaitu berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994).
Profesionalisme adalah tingkah laku, keahlian atau kualitas dan seseorang yang professional (Longman, 1987).
Profesionalisme adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.
Sama halnya juga dengan profesionalisme yang tidak bisa dipisahkan dengan profesi, kode etik pun tidak dapat dipisahkan dengan profesi. Karena dalam beberapa profesi terdapat kode etik yang tidak bisa dilanggar. Contohnya adalah kode etik kedokteran, kode etik pengacara, bahkan kode etik polisi, dsb.
Kode Etik
Kode etik merupakan sarana untuk membantu para pelaksana sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi.
Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi :
a. memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan.

b. merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan.
c.  mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi.

Ciri khas profesionalisme di bidang IT
Mempunyai pengetahuan yang tinggi di bidang TI
Mempunyai ketrampilan yang tinggi di bidang TI
Mempunyai pengetahuan yang luas tentang manusia dan masyarakat, budaya, seni, sejarah dan komunikasi
Cepat tanggap terhada[ masalah client, paham terhadap isyu-isyu etis serta tata nilai kilen-nya
Mampu melakukan pendekatan multidispliner
Mampu bekerja sama
Bekerja dibawah disiplin etika
Mampu mengambil keputusan didasarkan kepada kode etik, bila dihadapkan pada situasi dimana pengambilan keputusan berakibat luas terhadap masyarakat

Pengertian Etika, Profesi dan ciri khas dari Profesi di bidang IT


Menurut bahasa Yunani Kuno, etika berasal dari kata ethikos yang berarti “timbul dari kebiasaan”. Etika adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. Etika terbagi menjadi tiga bagian utama: meta-etika (studi konsep etika), etika normatif (studi penentuan nilai etika), dan etika terapan (studi penggunaan nilai-nilai etika).

Etika juga disebut ilmu normative, maka dengan sendirinya berisi ketentuan-ketentuan (norma-norma) dan nilai-nilai yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1988), etika dirumuskan dalam tiga arti, yaitu:
1. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak).
2. Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
3. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.
Etika terdiri dari etika pribadi, etika sosial dan etika moral.

Profesi
Istilah profesi telah dimengerti oleh banyak orang bahwa suatu hal yang berkaitan dengan bidang yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga banyak orang yang bekerja tetap sesuai. Tetapi dengan keahlian saja yang diperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup disebut profesi. Tetapi perlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksanaan, dan hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek.

Profesi mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus, dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama (purna waktu) dan dilakukan sebagai sumber utama nafkah hidup.

Ciri khas profesi
  1. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas
  2. Suatu teknik intelektual
  3. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis
  4. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi
  5. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
  6. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri
  7. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya
  8. Pengakuan sebagai profesi
  9. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi
  10. Hubungan yang erat dengan profesi lain


Tips Penulisan Ilmiah


Masa Perkuliahan adalah masa dimana lebih dalam lagi untuk menuntut ilmu sesuai jurusan yang telah kita ambil, baik untuk jenjang D3, ataupun S1. Semester demi semester telah dilewati dengan berbagai macam mata kuliah. Namun, pada semester 6 akan adanya tugas perorangan untuk membuat sebuah penelitian yang disebut Penulisan Ilmiah/Tugas Akhir. Penulisan Ilmiah merupakan suatu cara untuk memperoleh fakta atau prinsip yang dilakukan dengan teliti, jelas, sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Di dalam Penilisan Ilmiah akan ada Dosen Pembimbing yang akan menuntun untuk membuat penelitian yang baik, sesuai dengan yang telah ditentukan. Terkadang akan sulit memikirkan inspirasi tentang penulisan apa yang akan dibuat. Sampai pemikiran tersebut membuat waktu terbuang percuma. Berikut adalah tips langkah-langkah Penulisan Ilmiah:
  1. Membuat Judul
Judul adalah nama yang dipakai untuk buku. Jika sudah mengetahui judul, maka akan sangat mudah melanjutkan rancangan berikutnya. Sangat sulit untuk menentukan judul, karena dari judul itulah yang membuat sebuat Penulisan berkembang lebih lanjut. Walaupun judul dibuat panjang, buatlah judul yang efektif. Jangan lupa untuk sering berkonsultasi kepada Dosen Pembimbing.
  1. Menentukan instrument
Sesudah menentukan judul, persiapkan apa saja yang diperlukan, seperti buku-buku atau contoh Penulisan Ilmiah dari mahasiswa yang sebelumnya sudah membuatnya untuk referensi. Ambil contoh-contoh seperti teknik penulisan, sistem pembuatan, apa saja yang harus dilakukan, cara bagaimana membuatnya. Akan tetapi jangan menjiplak apa yang sudah dibuat oleh orang lain, cukup mengambil teknik pelajaran dan membuatnya sendiri. Karena Penulisan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan.
  1. Menguasai apa yang dibuat
Tidak menguasai Penelitian yang dibuat, akan sangat sulit untuk mempelajarinya. Untuk   itu buatlah sesuai dengan kemampuan. Apabila ada hal yang tidak diketahui, seringlah bertanya kepada teman-teman yang menguasai bidangnya. Walaupun berbeda jurusan, jangan malu untuk bertanya. Karena semua pengetahuan yang didapat nanti akan sangat membantu disaat sidang nanti.
  1. Percaya Diri
Kunci utama dalam membuat suatu karya tulis adalah yakin pada diri sendiri. Percaya bahwa kita pasti bisa membuatnya. Dan yakin bahwa Penulisan Ilmiah ini akan selesai pada waktunya. Karena tahap-tahap di atas akan sangat sulit dilakukan jika tidak ada rasa keyakinan diri untuk membuatnya. Jangan takut dan memikirkan kegagalan dalam membuat.
Walaupun Penulisan Ilmiah cukup sulit, janganlah membuatnya menjadi beban yang berat. Tetap semangat dan jalani dengan keyakinan bahwa tugas tersebut pasti selesai pada waktunya. Ingat bahwa apa yang kita buat akan membuahkan hasil yang baik nantinya.

Belajar dengan Cara SKS


Belajar dengan cara SKS alias Sistem Kebut Semalam. Situasi menuntut kita harus belajar secara SKS? Kalau belajar seminggu sebelum ujian nanti waktu ujian jadi lupa, bagaiman kita mengatasinya?
Berarti kita harus tahu gimana caranya belajar SKS tapi hasilnya tetep OK.                           
Waktu
  • Jangan belajar sampai terlalu larut. Untuk itu pelajari dulu materi-materi yang sering dibahas dosen di kelas. Dosen pada umunya membuat soal dari materi yang beliau ingat alias yang sering dibicarakan. Slide mungkin bisa jadi pilihan bagus untuk didahulukan daripada diktat.
  • Belajar terlalu larut apalagi begadang sampai pagi bisa menyebabkan kita terkantuk saat ujian. Coba pikirkan, bagaimana seandainya soal ujian yang susah ditambah rasa kantuk yang menyerang saat ujian? Tentu akan membuat situasi makin kacau.
 Bahan ujian
  1. Kita harus tahu bab-bab yang menjadi bahan ujian
  2. Persiapkan diktat, slide dan semua bahan bacaan yang ada hubungannya dengan bab-bab tersebut. Paling tidak ada satu bahan bacaan untuk setiap bab bahasan.
  3. Kalau punya soal-soal tahun lalu sebaiknya dibaca terlebih dulu untuk mengetahui bentuk soal yang akan dihadapi, tapi jangan terpaku pada soal terutama untuk mata kuliah dengan hitungan.
  4. Beralih ke bahan bacaan, materi tiap BAB dilihat sekilas, diingat poin-poin pentingnya (judul subBAB yang tulisannya tebal)
  5. Jika waktu masih memungkinkan, semua bahan yang ada dibaca dan dipahami bukan dihafal. Yang perlu dihafal judul per subBAB dan bahan yang sering diulang dosen. Judul per subBAB kadang bisa membantu kita mengingat materi yang dibaca dengan patokan letak. Disamping itu, saat menemui soal yang sukar sehingga kita harus menjawab asal-asalan, jawaban asal-asalan kita tidak terlalu jauh dari materi bahkan bisa saja jawaban kita benar.
  6. Jika waktu belajar sangat-sangat terbatas, kita bisa mencari jawaban untuk soal-soal tahun lalu sembari membaca materi-materi di sekitar jawaban tersebut. Namun biasanya akan cukup susah jika kita belum membaca materi secara keseluruhan.
 Pada saat ujian
  1. Gabung dengan teman-teman yang sedang membahas materi kadang bagus karena materi-materi yang kita tidak tahu jadi tahu, tetapi syaratnya kita harus tetap relax karena biasanya kita jadi ngerasa blank alias lupa semua materi yang udah dibaca.
  2. Harus Percaya Diri
  3. Jangan lupa berdoa
  4. Kerjakan soal sesuai urutan karena terkadang soal yang berurutan BABnya sama jadi jawabannya bisa dikira-kira.
  5. Kalau ada soal pilihan ganda yang susah. Pilihan yang pertama kali terpikirkan langsung ditandai. Tapi jangan dijawab di lembar jawaban dulu.
  6. Kerjakan dengan teliti soal-soal yang bisa dikerjakan. Pastikan jawabannya benar.
  7. Selanjutnya baru memikirkan soal-soal yang susah.
Mungkin segitu saja saran – saran yang bisa dibagikan. Karena semua orang pasti punya cara belajar masing-masing. Jadi, buat dirimu senyaman mungkin saat belajar, tapi tetep berusaha untuk membuat orang juga nyaman belajar dekat dengan kita. Tetap semangat! Semoga tips ini bisa bermanfaat buat pembaca.

Contoh Iklan


e-El Outlet menjual berbagai aneka kaos yang menarik dengan harga yang terjangkau. Berbagai macam jenis gambar yang unik dan tulisan yang mendidik. Tersedia dalam berbagai macam pilihan warna, ukuran dan gambar.
Semuanya kami sediakan kepada anda dengan harga yang terjangkau.
Design dapat dipesan sesuai keinginan.
Harga mulai dar Rp. 30,000,-  jika anda menelpon sekarang dapatkan bonus tambahan berupa merchandise menarik dari kami (selama persediaan masih ada)



Pemesan dapat dilakukan melalui telephone, e-mail, atau datang langsung ke outlet terdekat kami.
e-mail: eloutlet@yahoo.com
telepon: 080989999
Alamat : Jl. Perdamaian No: 2, Jakarta Barat
Jl. Sukacita No:3, Jakarta Timur
…Telepon Sekarang Juga…

Cyberbully


A. Sekilas tentang cyberspace (mayantara)
          Cyber crime dapat dilakukan melalui sistem jaringan komputernya itu sendiri yang menjadi sasaran dan komputer itu sendiri yang menjadi sarana untuk melakukan kejahatan. Perkembangan teknologi informasi yang demikian pesatnya haruslah diantisipasi dengan hukum yang mengaturnya. Dampak negatif tersebut harus diantisipasi dan ditanggulangi dengan hukum yang terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Produk hukum yang berkaitan dengan ruang siber (cyber space) atau mayantara ini dibutuhkan untuk memberikan keamanan dan kepastian hukum dalam pemanfaatan teknologi informasi, media, dan komunikasi agar dapat berkembang secara optimal.
B. Cyberbully
          Cyber bullying adalah segala bentuk kekerasan yang dialami anak atau remaja dan dilakukan teman seusia mereka melalui dunia cyber atau internetCyber bullying adalah kejadian manakala seorang anak atau remaja diejek, dihina, diintimidasi, atau dipermalukan oleh anak atau remaja lain melalui media internet, teknologi digital atau telepon seluler.
Cyber bullying dianggap valid bila pelaku dan korban berusia di bawah 18 tahun dan secara hukum belum dianggap dewasa. Bila salah satu pihak yang terlibat (atau keduanya) sudah berusia di atas 18 tahun, maka kasus yang terjadi akan dikategorikan sebagai cyber crime atau cyber stalking (sering juga disebut cyber harassment).
Bentuk dan metode tindakan cyber bullying amat beragam. Bisa berupa pesan ancaman melalui e-mail, mengunggah foto yang mempermalukan korban, membuat situs web untuk menyebar fitnah dan mengolok-olok korban hingga mengakses akun jejaring sosial orang lain untuk mengancam korban dan membuat masalah. Motivasi pelakunya juga beragam. Ada yang melakukannya karena marah dan ingin balas dendam, frustrasi, ingin mencari perhatian bahkan ada pula yang menjadikannya sekedar hiburan pengisi waktu luang. Tidak jarang, motivasinya kadang-kadang hanya ingin bercanda.
(i) Hal – hal penyebab cyberbully
Kebanyakan perilaku bullying berkembang dari berbagai faktor lingkungan yang kompleks. Tidak ada faktor tunggal menjadi penyebab munculnya bullying. Faktor-faktor penyebabnya antara lain Faktor Keluarga, Faktor Sekolah dan Faktor Kelompok Sebaya. Penyebab terjadinya cyber bullying ini bisa jadi karena dendam, kemarahan atau perasaan frustasi. Bisa juga karena pelaku memang nggak punya kerjaan, sedangkan ‘mainan’ berbau teknologi banyak tersedia di sekeliling mereka, jadinya iseng dan pingin cari keributan. Atau bisa jadi, pelaku adalah orang-orang yang di kehidupan nyatanya termasuk golongan ‘nggak dianggap’ atau tidak punya kekuatan, dengan melakukan cyber-bullying mereka merasakan bagaimana rasanya jadi ‘orang yang berkuasa’.
(ii) contoh kasus cyberbully
Pencurian dan penggunaan account Internet milik orang lain. Salah satu kesulitan dari sebuah ISP (Internet Service Provider) adalah adanya account pelanggan mereka yang dicuri dan digunakan secara tidak sah. Berbeda dengan pencurian yang dilakukan secara fisik, pencurian account cukup menangkap user id dan password saja. Hanya informasi yang dicuri. Sementara itu orang yang kecurian tidak merasakan hilangnya benda yang dicuri. Pencurian baru terasa efeknya jika informasi ini digunakan oleh yang tidak berhak. Akibat dari pencurian ini, penggunaan dibebani biaya penggunaan acocunt tersebut. Kasus ini banyak terjadi di ISP. Namun yang pernah diangkat adalah penggunaan account curian oleh dua Warnet di Bandung.
Membajak situs web. Salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh cracker adalah mengubah halaman web, yang dikenal dengan istilah deface. Pembajakan dapat dilakukan dengan mengeksploitasi lubang keamanan. Sekitar 4 bulan yang lalu, statistik di Indonesia menunjukkan satu (1) situs web dibajak setiap harinya. Probing dan port scanning. Salah satu langkah yang dilakukan cracker sebelum masuk ke server yang ditargetkan adalah melakukan pengintaian. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan port scanning atau probing untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server target. Sebagai contoh, hasil scanning dapat menunjukkan bahwa server target menjalankan program web server Apache, mail server Sendmail, dan seterusnya. Analogi hal ini dengan dunia nyata adalah dengan melihat-lihat apakah pintu rumah anda terkunci, merek kunci yang digunakan, jendela mana yang terbuka, apakah pagar terkunci (menggunakan firewall atau tidak) dan seterusnya. Yang bersangkutan memang belum melakukan kegiatan pencurian atau penyerangan, akan tetapi kegiatan yang dilakukan sudah mencurigakan.
(iii) Pencegahan cyberbully
  1.   Jika anak Anda sudah mengenal aplikasi messenger untuk chat, katakan pada anak untuk membuat pengaturan yang hanya bisa diakses oleh teman-temannya saja. Hal ini akan mencegah pelaku pelecehan menyerang akun pribadi saat sedang online.
  2. Jangan sampai anak sembarangan untuk menambah dan mengonfirmasi permintaan pertemanan. Laporkan setiap pelecehan yang diterima pada operator situs atau jejaring sosial yang bersifat mengancam. Tidak hanya itu, postingan dengan melecehkan foto atau profil juga merupakan pelanggaran. Mintalah admin untuk menghapus halaman yang dibuat pelaku.
  3. Ubah password jika pelaku pelecehan telah menyusup ke salah satu akun pribadi anak. Jangan pernah memberitahukan password pada orang lain. Bisa saja tiba-tiba muncul ide untuk mengusili orang dan mengubah profil anak Anda. Cobalah ganti nama akun atau email agar tidak mudah dilacak kembali oleh pelaku.
Penutup
          Cyber bullying menjadi salah satu permasalahan yang makin marak, termasuk di kalangan para siswa di sekolah. Wawasan yang terbuka, kearifan, dan kreativitas sekolah dibutuhkan untuk penanganannya. Cara pandang yang tepat terhadap fungsi sekolah akan sangat membantu anak menghadapi dan melewati permasalahan yang mereka alami. Jadilah orang tua yang bersahabat dengan anak, komunikasi yang baik dengan anak dapat mencegah terjadi nya cyberbully. Karena orang tua adalah suatu kekuatan bagi anak yang sedang mengalami masalah.

Perbedaan Auditing-around the Computer dengan Auditing-through the Computer


Auditing merupakan proses sistematik dengan tujuan untuk mendapatkan dan mengevaluasi fakta yang berkaitan dengan asersi mengenai kejadian dan tindakan ekonomi untuk memastikan kesesuaian antara asersi dengan kriteria yang ditetapkan dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan. Hasil akhir Auditing diantaranya adalah laporan yang berisi ruang lingkup audit, metodologi, temuan-temuan, ketidaksesuaian dan kesimpulan-kesimpulan.
Auditing memiliki tiga pendekatan, yaitu, auditing-around the computer, auditing-throught the computer dan auditing with computer. Yang akan dijelaskan adalah perbedaan pendekatan antara auditing-around the computer dengan auditing-throught the computer.
1. Auditing-around the computer adalah pendekatan audit dimana auditor menguji keandalan sebuah informasi yang dihasilkan oleh komputer dengan terlebih dahulu mengkalkulasikan hasil dari sebuah transaksi yang dimasukkan dalam sistem. Kemudian, kalkulasi tersebut dibandingkan dengan output yang dihasilkan oleh sistem. Apabila ternyata valid dan akurat, diasumsikan bahwa pengendalian sistem telah efektif dan sistem telah beroperasi dengan baik. Jenis audit ini dapat digunakan ketika proses yang terotomasi dalam sistem cukup sederhana. Auditing-around the computer mempunyai kelemahan diantaranya:
  1. Data base mencakup jumlah data yang banyak dan sulit untuk ditelusuri secara manual
  2. Tidak membuat auditor memahami sistem komputer lebih baik
  3. Mengabaikan pengendalian sistem, sehingga rawan terhadap kesalahan dan kelemahan potensial dalam system
  4. Lebih berkenaan dengan hal yang lalu dari pada audit yang preventif
  5. Kemampuan komputer sebagai fasilitas penunjang audit mubazir
  6. Tidak mencakup keseluruhan maksud dan tujuan audit
  7. Tidak menguji apakah logika program dalam sebuah sistem benar
  8. Tidak menguji bagaimana pengendalian yang terotomasi menangani input yang mengandung error sehingga sulit mendeteksi adanya error

2. Auditing-throught the computer adalah audit yang dilakukan untuk menguji sebuah sistem informasi dalam hal proses yang terotomasi, logika pemrograman, edit routines, dan pengendalian program. Pendekatan audit ini menganggap bahwa apabila program pemrosesan dalam sebuah sistem informasi telah dibangun dengan baik dan telah ada edit routines dan pengecekan pemrograman yang cukup maka adanya kesalahan tidak akan terjadi tanpa terdeteksi. Jika program berjalan seperti yang direncanakan, maka semestinya output yang dihasilkan juga dapat diandalkan.

Dari penjelasan diatas maka perbedaan antara auditing-around the computer dengan auditing-through the computer adalah jika auditing-around the computer melakukan suatu penyelenggaraan sistem informasi tanpa menggunakan kemampuan dari peralatan itu sendiri, teknik ini tidak dapat diujikan langkah-langkah proses secara langsung dan hanya berfokus pada input dan output dari sistem komputer (dimana penggunaan komputer pada tahap proses diabaikan). Sedangkan auditing-through the computer melakukan suatu penyelenggaraan sistem informasi dengan menggunakan fasilitas komputer yang sama dan berfokus pada operasi pemrosesan dalam sistem komputer yang memiliki asumsi bila terdapat pengendalian yang memadai dalam pemrosesan, maka kesalahan dan penyalahgunaan dapat di deteksi (dimana pada tahap proses penggunaan komputer telah aktif).

Berbagai Manfaat Teknologi Informasi bagi Mahasiswa


Pada saat duduk di bangku kuliah, pastinya akan mengalami hal-hal yang baru, pengalaman serta pengetahuan baru yang tidak didapat pada saat duduk di bangku sekolah. Semester demi semester dilewati dengan berbagai macam tugas, praktikum, serta pembuatan makalah yang tentunya sebuah informasi yang baik sangat dibutuhkan. Namun, semua informasi yang didapat tidak semata-mata hanya berasal dari dosen yang mengajar atau buku yang dipegang. Terkadang sebuah informasi berasal dari teknologi yang kita gunakan sehari-hari. Perkembangan teknologi pada saat ini sangat menakjubkan. Tanpa disadari sebenarnya kita telah menggunakan banyak sekali teknologi informasi yang telah ada pada saat ini. Namun, bisakah kita menyebutkannya satu persatu? Mungkin sebagian besar mahasiswa dapat menyebutkan komputer atau laptop karena mungkin hampir semua mahasiswa menggunakannya untuk mengerjakan tugas kuliahnya. Berdasarkan pengalaman inilah penulis hendak membahas lebih lanjut mengenai berbagai macam teknologi informasi dan kegunaannya sekedar untuk menambah pengetahuan dari pembaca
Teknologi informasi yang pertama adalah komputer. Komputer yang dimaksud disini adalah komputer yang terhubung dengan internet. Dengan penggunaan internet, mahasiswa dapat mencari berbagai macam informasi yang dibutuhkan, mulai dari informasi yang berhubungan dengan kegiatan perkuliahan sampai dengan informasi yang digunakan sebagai hiburan untuk mengisi waktu luang. Selain komputer, teknologi informasi lain yang biasa kita gunakan adalah televisi. Televisi merukapakan teknologi informasi yang menggunakan sistem penyiaran yang berupa audio visual, sehingga informasi yang dihasilkan oleh televisi berbentuk kedalam gambar dan suara. Sebagai mahasiswa informasi yang bisa kita gunakan sebagai sarana belajar adalah siaran yang menghasilkan berita.
Sebenarnya selain 2 hal tersebut masih banyak lagi berbagai teknologi informasi lain yang dapat menunjang berbagai kebutuhan mahasiswa antara lain: kamus elektronik, radio, handphone dan lain sebagainya. Banyaknya teknologi informasi ini tidak akan bermanfaat jika kita hanya sebatas memilikinya saja. Semua teknologi ini akan sangat membantu jika kita dapat memanfaatkan fungsinya secara maksimal dan tepat guna.

Peran Ibu dalam Pengawasan Internet pada Anak


Batasan Topik : Teknologi Informasi (Peran Ibu dalam Pengawasan Internet pada Anak)
Sasaran Pembaca : Ibu Rumah Tangga yang tidak bekerja
Kemajuan teknologi akan mempengaruhi semua unsur kehidupan yang ada di dunia. Tidak selamanya kemajuan teknologi memberikan dampak yang positif dan tidak selamanya juga memberikan dampak yang negatif. Kemajuan ini dapat diibaratkan sebagai pedang bermata dua yang dapat digunakan untuk membantu si pengguna pedang dan juga dapat melukai si pengguna. Kedua sisi yang saling bertentangan ini harus dapat kita gunakan dengan sebaik-baiknya agar kita tidak terjerumus dalam hal-hal yang tidak diinginkan.
Sebagian besar orang tua mungkin telah melihat berbagai keuntungan menggunakan internet untuk anak-anak. Oleh karena itu penulis hanya akan membahas dampak negatif penggunaan internet pada anak.
Pengaruh buruk yang pertama adalah situs-situs yang menyiarkan tayangan-tayangan dan gambar-gambar yang berbau pornografi. Tayangan ini sangat mudah untuk diakses sehingga banyak anak yang dapat dikategorikan masih dalam usia dini sering mengaksesnya. Hal ini merupakan suatu hal pemicu utama dari perusakan moral bangsa dan penyebab seringnya pelecahan seksual yang dilakukan oleh anak-anak kepada teman sebayanya.
Pengaruh buruk yang kedua adalah penggunaan jejaring sosial secara berlebihan. Di negara-negara maju sering terjadi penyimpangan perilaku pada anak-anak. Dimana anak-anak yang menggunakan internet sebagai sarana untuk bersosialiasi secara berlebihan tidak dapat bersosialisasi dengan baik didunia nyata padahal di dunia maya mereka dapat berkomukasi secara aktif dan baik.
Pengaruh buruk yang ketiga adalah Game Online. Game Online pada dasarnya sama dengan game-game lain pada umunya. Namun didalam game online tiap-tiap pemain bisa saling berinteraksi satu sama lain. Hal utama yang membuat game ini berpengaruh buruk terhadap anak adalah biaya khusus yang harus dikeluarkan untuk memainkan game ini. Tidak jarang anak-anak berusaha mendapatkan uang dengan berbagai macam cara termasuk mencuri uang dari orang tuanya hanya agar anak tersebut dapat mengakses game kesayangannya.
Sebagai orang tua kita tidak seharusnya melarang anak-anak untuk menggunakan internet hanya karena dampak negatif yang mungkin ditimbulkannya karena internet juga dapat memberikan dampak yang baik terhadap pendidikan anak. Disinilah peran orang tua terutama ibu rumah tangga, agar dapat memberikan pengawasan yang ketat dalam penggunaan teknologi yang ada pada anak-anak.

Menulis dengan Proses Berpikir


Menulis adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk menuangkan pikirannya untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Media yang digunakan untuk menulis saat ini sudahlah sangat beragam mulai dari kertas sampai dengan media elektronik seperti komputer. Dengan menulis biasanya seseorang dapat menyampaikan suatu informasi yang dianggapnya penting. Menulis merupakan suatu kegiatan yang dapat dilakukan oleh semua orang. Namun tidak semua orang dapat menulis dengan proses berpikir.
Menulis dengan proses berpikir memerlukan persiapan yang cukup. Hal pertama yang dibutuhkan dalam menulis dengan proses berpikir adalah kemauan. Kemauan merupakan hal dasar yang dibutuhkan oleh seseorang untuk melakukan suatu kegiatan (tidak hanya untuk menulis saja). Kemauan tidak hanya berasal dari dalam diri seseorang tetapi kemauan bisa juga berasal dari luar. Sebagai sebuah contoh seorang penulis diharusnya menyelesaikan karyanya dalam tenggang waktu yang relatif singkat. Hal kedua yang dibutuhkan dalam menulis adalah bahan tulisan yang komplit. Bahan tulis sangat tergantung pada tujuan atau pokok masalah yang akan ditulis. Untuk suatu tulisan yang bersifat pribadi, data yang kita butuhkan bukanlah suatu hal yang perlu dipikirkan dengan sangat matang. Namun hal ini akan sangat berbeda jika tulisan kita akan dikonsumsi oleh umum apalagi sampai digunakan untuk sebuah kegiatan yang bersifat ilmiah. Suatu tulisan ilmiah memerlukan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Data-data ini dapat kita peroleh melalui pengamatan lapangan, hasil tulisan ilmiah atau dari hasil wawancara dengan orang orang yang ahli dibidang tersebut.
Setelah memiliki kemauan dan bahan tulisan , tahap berikutnya adalah memulai untuk menulis. Menulis memerlukan suatu proses berpikir yang baik dan sistematis sehingga pembaca dapat memahami maksud dan tujuan yang ingin disampaikan oleh si penulis. Seorang penulis yang baik dituntut untuk memiliki perbendaharaan kata yang baik. Selain itu, seorang penulis harus memiliki kemampuan berpikir yang logis agar dapat menghubungan berbagai macam fakta yang ditemukan dilapangan menjadi suatu bentuk untaian kalimat yang menarik minat para pembaca. Oleh karena itu, seorang penulis sebaiknya telah memahami betul ruang lingkup dari objek yang akan dia tulis.

Mengelola Kebutuhan Pribadi dengan Prioritas Kebutuhan


Permasalahan yang sering dihadapi pada kondisi ekonomi sekarang ini adalah bagaimana kita bisa mengolah keuangan untuk menyeimbangi apa yang menjadi kebutuhan diri kita. Kita dituntut menjadi pintar dalam mengelola keuangan, sehingga apa yang menjadi prioritas ataupun tidak dapat terpenuhi tanpa harus mengalami kekurangan pada pendapatan yang kita peroleh dan menjadikan kita lebih menghargai uang yang kita peroleh dengan kerja keras. Berikut hal-hal yang dapat membantu kita dalam mengelola keuangan untuk kebutuhan pribadi dengan prioritas kebutuhan :
1. Perencanaan
Membuat daftar perencanaan, kebutuhan apa saja yang kita perlukan dengan catatan memprioritaskan apa yang menjadi kebutuhan primer sehingga dapat membedakan mana yang menjadi kebutuhan prioritas atau tidak. Perencanaan tersebut harus sesuai dengan pendapatan yang akan kita terima.
2. Mencatat pengeluaran harian
Tanpa disadari, pengeluaran-pengeluaran kecil dapat membuat pengeluaran kita tidak sesuai dengan perencanaan sehingga untuk menghindari hal tersebut, catatlah pengeluaran harian baik kecil maupun besar karena dengan begitu, kita akan tahu berapa jumlah uang yang kita keluarkan dan dapat mengetahui adakah pengeluaran yang seharusnya tida perlu kita lakukan.
3. Menabung
Menyisihkan sebisa mungkin uang yang kita dapat, tidak harus dengan jumlah yang besar. Hal ini akan sangat berguna jika kita mempunyai kebutuhan yang sangat mendesak dan sangat membutuhkan uang. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengolah uang kita dengan menabung, seperti : bank, celengan, asuransi, dan lain-lain.
4.  Manajemen hutang
Jika dikondisikan kita untuk berhutang, maka hal yang perlu diperhatikan adalah jumlah yang benar-benar kita butuhkan dan kita perhitungkan bunganya dan kesanggupan cara kita membayarnya. Cara pembayaran hutang ada yang cash maupun kredit, kemungkina kita akan dapat dihadapkan 2 cara tersebut, yang harus diperhatikan adalah kesanggupan kita dilihat dari jumlah pendapatan yang kita terima sehingga walaupun kita berhutang, tetap bisa memenuhi kebutuhan prioritas kita.
5. Hemat dan Sederhana
Hal yang paling penting dalam mendukung perekonomian kita adalah gaya hidup, maka dengan hidup hemat dan sederhana menjadikan kita lebih menghargai uang sehingga apa yang kita peroleh dengan susah payah tidak terbuang dengan sia-sia.
Maka dari itu dengan menjalankan cara-cara tersebut di atas semoga kita bisa mengelola uang dengan sebaik-baiknya dari sekarang.